Sejumlah murid Sekolah Rakyat Kabupaten Jember mengikuti masa pengenalan sekolah di lingkungan kantor Dinas Pendidikan.Kegiatan ini menandai sekolah rakyat telah dimulai di Jember.
Murid tidak datang sendiri tetapi didampingi oleh orangtuanya masing-masing. Mereka disambut oleh Kepala Sekolah Rakyat, pendamping sosial dan pegawai Dinas Sosial.
Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas dari dinas kesehatan. Lalu secara bergiliran diukur baju seragam, topi, ikat pinggang hingga sepatu. Setiap murid akan mendapat 6 pasang baju seragam, hingga pakaian dalam.
Dalam sambutan Kepala Sekolah Rakyat Kabupaten Jember, Kartika, mengenalkan lingkungan sekolah yang akan digunakan.
“Bapak ibu jangan ragu-ragu menyekolahkan anak-anak jenengan ke sini, sebab semua ditanggung oleh negara,” Kartika mengawali kata-katanya, Selasa, (15/7/2025).
Ia menjelaskan, untuk sementara proses belajar dan asramanya berada di area kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Ruang kelas sedang direnovasi oleh Kementerian PUPR dengan standar nasional. Sedangkan murid-murid tinggal di asrama guru di kantor belakang dinas.
Saat jumpa pers, Kartika menyebutkan,akan melibatkan TNI dalam pembinaan para murid. “Jadi kita kerja sama untuk penguatan karakternya, seperti apel pagi, tata Krama makan, itu nanti pendampingan dari TNI,” jawab Kartika.
Sedangkan untuk kebutuhan makan minum murid-murid selama di asrama akan dipenuhi oleh Kemensos, melalui dinas sosial Kabupaten Jember.
Sementara Kepala Dinas Sosial Jember melalui Sekretaris Dinas M Sifak Beni, menyebutkan, bentuk dukungan kepada Sekolah Rakyat.
“Dinas sosial Kabupaten Jember, merupakan kepanjangan tangan dari Kemensos yang menjalankan program dari bapak Presiden Prabowo, mensupport semua apa yang menjadi kebutuhan dari penyelenggaraan sekolah rakyat ini,” ungkap Sifak.
Sifak merinci, mulai dari pemasangan meteran listrik baru, pasang baru pipa air bersih dari Perumdam Tirta Pandalungan dan konsumsi.
Orangtua murid juga mendapat perhatian dari Kemensos, sebab tujuan utama program Sekolah Rakyat adalah pengentasan kemiskinan secara menyeluruh.
“Informasi yang kami peroleh, karena lokus kegiatan ini adalah desil 1 dan desil 2 maka selain meringankan beban keluarga maka akan diintervensi dengan bantuan-bantuan sosial lainnya,” papar Sifak.
Bentuknya bisa sembako, bantuan pangan, pelatihan-pelatihan dan pemberdayaan lainnya.

