Kamis, 22 Jan 2026
  • Contact
  • Blog
Subscribe
kopdesamerahputih.id
  • Home
  • Berita
  • Kopdes
    Koperasi Merah Putih Pamekasan

    Koperasi Merah Putih di Pamekasan Hadapi Tantangan Bisnis Elpiji, Untung Hanya Rp 200 Ribu per Bulan

    By kopdesa
    BISNIS PLAN

    Komponen dari Bisnis Plan Penting

    By kopdesa
    KBLI untuk koperasi

    Memahami KBLI untuk Koperasi

    By kopdesa

    Cabe Jamu atau Cabe Jawa, Jadi Pilihan Petani

    By kopdesa
  • Budaya

    Sistem Pendidikan Nasional Menentukan Masa Depan Indonesia

    By wahyu merdeka

    Sekolah Rakyat Kabupaten Jember Sudah Berjalan

    By kopdesa

    Batik Motif Daun Kelor Jadi Salah Satu Produk Unggulan Sanggar Batik Rajekwesi Situbondo

    By kopdesa

    Bupati Jember Perintahkan Pendidik Rumuskan Iklim Pendidikan

    By kopdesa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • UMKM
  • Pertanian
  • Opinion
  • 🔥
  • Berita
  • Kopdes
  • Kabar Desa
  • Opinion
  • Travel
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Pertanian
  • Technology
Font ResizerAa
kopdesamerahputih.idkopdesamerahputih.id
  • Berita
  • Kopdes
  • Kabar Desa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Budaya
  • Kesehatan
  • Pertanian
  • UMKM
  • Desa Wisata
  • Opinion
Search
  • Home
  • Berita
  • Kopdes
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • UMKM
  • Pertanian
  • Opinion
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
kopdesamerahputih.id > Blog > Budaya > Kirab Pusaka Desa Mangaran Jadi Ajang Pelestarian Budaya
BudayaKabar Desa

Kirab Pusaka Desa Mangaran Jadi Ajang Pelestarian Budaya

kopdesa
Last updated: 9 Juli 2025 00:14
kopdesa
Share
SHARE

Desa Mangaran, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, menggelar Kirab Pusaka sebagai bagian dari rangkaian kegiatan SADEMANGAN Arokat Bumi Mangaran, pada Senin malam, 7 Juli 2025, bertepatan dengan 10 Muharram 1447 H.

Acara yang sarat makna spiritual dan budaya ini menjadi wujud penghormatan terhadap para leluhur dan pembabat awal Desa Mangaran. Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab, menyaksikan perarakan pusaka dan simbol-simbol leluhur yang menjadi warisan sejarah desa.

Kirab diawali dengan pengalungan bunga oleh Camat Mangaran Abdul Kadir, S.H., kepada Kepala Desa Mangaran Lilik Inarno. Acara dilanjutkan dengan prosesi jamasan (pensucian) tiga pusaka sakral, yakni: Payung Agung, Gong Gamelan, Keris dan Tongkat Komando, yang merupakan peninggalan salah satu bujuk (tokoh leluhur) desa.

Selain itu, nama-nama leluhur dari 11 bujuk atau punden, termasuk makam seorang wali bernama Habib Muhammad Al-Muchtar, juga turut disematkan dalam kirab sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka.

Ratusan peserta kirab terdiri dari Ketua RW/RT, perangkat desa, santri dari pondok pesantren setempat, hingga tokoh masyarakat. Mereka mengenakan pakaian adat dan membawa pusaka, menambah nuansa sakral dalam kirab yang menempuh rute memutar dari dan kembali ke Lapangan Desa Mangaran.

Prosesi diiringi lantunan zikir, sholawat, dan doa-doa keselamatan, sebagai bentuk harapan masyarakat agar desa terhindar dari marabahaya dan diberkahi kelimpahan rezeki.

Kepala Desa Mangaran, Lilik Inarno, menjelaskan bahwa Kirab Pusaka ini merupakan bagian dari Sademangan, sebuah kegiatan tahunan yang akan dilaksanakan setiap 10 Muharram untuk mendoakan para leluhur dan membersihkan desa, baik secara lahir maupun batin.

“Roket Bumi Mangaran adalah bentuk permohonan kepada Allah SWT agar desa ini dijauhkan dari bencana, sekaligus sarana menyambung silaturahmi antarwarga,” ujar Lilik.

Camat Mangaran, Abdul Kadir, S.H., menyampaikan harapannya agar acara ini dikembangkan lebih baik di tahun-tahun mendatang. “Mungkin tahun depan bisa ditambah penampilan seni dari anak-anak Mangaran sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi generasi muda,” ujarnya.

Tokoh masyarakat setempat, Gus Muhammad, juga menekankan pentingnya menghayati makna pusaka dan leluhur. “Saat mengiringi kirab, mari hayati pesan para leluhur dan bacalah zikir, seperti Hasbunallah wa ni’mal wakil, sebagai bentuk ketundukan kepada Allah,” tuturnya.

Tak hanya bernilai budaya, acara ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Pedagang kaki lima hingga pelaku UMKM lokal merasakan peningkatan penghasilan dari ramainya pengunjung.

Kegiatan bersih desa yang dilakukan sebelum dan sesudah acara kirab menunjukkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan. Tradisi dan aksi nyata ini menjadi kombinasi ideal dalam membangun masyarakat yang beradab dan berkelanjutan.

Dengan suksesnya Kirab Pusaka perdana ini, masyarakat Desa Mangaran berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjaga nilai-nilai luhur budaya, tetapi juga mempererat kebersamaan dan memperkuat identitas lokal.

Turut hadir dalam kegiatan ini beberapa kepala desa tetangga, seperti Kades Tokelan, Kades Semiring, dan Kades Olean, yang menunjukkan dukungan atas pelestarian budaya lokal.

kopdesa
kopdesa
TAGGED:10 Muharram 1447 HDesa MangaranKirab Pusaka
Share This Article
Email Copy Link Print
Previous Article Peran Perempuan dalam Program Koperasi Desa Merah Putih
Next Article Oknum Kades di Situbondo Ditahan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Cara Daftar NPWP
Kabar DesaBeritaKopdes

Cara Daftar NPWP untuk Koperasi Merah Putih

By kopdesa
Budaya Indonesia
BudayaBerita

10 Budaya Unik di Indonesia

By kopdesa
KopdesKabar Desa

KOPDES Sidomulyo Jember, Siap dijadikan KOPDES Percontohan

By kopdesa
BeritaKabar Desa

Oknum Kades di Situbondo Ditahan

By kopdesa
kopdesamerahputih.id
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Tentang

Undang-Undang 1945 Pasal 33 menegaskan bahwa perekonomian Indonesia disusun atas usaha bersama yang didasarkan pada asas kekeluargaan. Presiden Republik Indonesia sangat mendukung segala upaya untuk menggerakkan koperasi di seluruh Indonesia, mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Top kategori
  • Kopdes
  • Kabar Desa
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
Halaman
  • Tentang
  • Kontak
  • Indexs
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

©berita kopdesa merah putih

ikuti kami!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
Zero spam, Unsubscribe at any buzzstream.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?